Perjanjian dalam bisnis apakah perlu? Ketahui 6 Jenis perjanjiannya

perjanjian kerja dibutuhkan untuk mengikat dan mencegah segala kemungkinan yang mampu merugikan salah satu pihak dalam perjanjian kerja tersebut. Perjanjian membentuk kesepahaman bahwa ketika ada pihak yang melanggar, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.
Dalam bisnis, perjanjian dibutuhkan untuk mengikat dan memitigasi segala kemungkinan yang mampu merugikan salah satu pihak di kemudian hari. Perjanjian membentuk kesepahaman bahwa ketika ada pihak yang melanggar, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.

Selain itu, dengan adanya perjanjian/kontrak maka masing-masing pihak dapat mengetahui hak dan kewajibannya sehingga pelaksanaan hubungan bisnis dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Perjanjian juga dapat berfungsi sebagai instrumen untuk mengontrol, sehingga anda dapat lebih mudah mengatur apakah mitra anda melakukan tugas yang telah disepakati atau tidak, atau mungkin mitra tersebut melakukan pelanggaran.

Bagaimana Legalku membantu dalam hal ini?

Legalku sebagai badan yang bergerak sebagai penyedia jasa legalitas online yang salah satunya di bidang perjanjian. Kami dapat membantu review, membuat, dan revisi perjanjian anda untuk menjaga bisnis anda oleh tenaga hukum professional kami.

  • Diskusi: tidak perlu bingung, kami akan mendengarkan dan membahas kebutuhan dan kekhawatiran Anda dalam membentuk perjanjian.
  • Responsif & solutif: sesuai dengan timeline pekerjaan, tim kami dapat memberikan hasil kerja dengan ketepatan waktu yang tinggi.

Jenis Perjanjian

  • Founders Agreement (mengatur kesepakatan antara para pendiri, di awal usaha Anda akan dimulai)

Founder’s Agreement merupakan sebuah dokumen perjanjian yang dibuat untuk mengatur persyaratan yang disepakati antara para pendiri (founders). Dalam Perjanjian ini biasanya diatur tentang Modal Usaha, Hak dan kewajiban Para Pihak, Ketentuan Penyelesaian Sengketa, dsb.

Perjanjian Pemegang Saham adalah perjanjian yang dibuat untuk mengatur hak dan kewajiban pemegang saham, pembagian dividen, hak suara, pengalihan saham, dan hal lainnya yang mengatur hubungan para pemegang saham. Perjanjian ini juga dapat menjadi acuan apabila terjadi kesalahpahaman di antara para pemegang saham dan solusi yang harus dilaksanakan untuk menyelesaikan perselisihan antara para pemegang saham.

  • Perjanjian Kerja (PKWT & PKWTT — mengatur ketentuan atas timbulnya hubungan kerja antara pemberi kerja dan karyawan)

Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWT) merupakan perjanjian kerja antara pekerja dan pengusaha untuk mengadakan hubungan kerja yang bersifat tetap. Perjanjian ini dapat dibuat secara tertulis dan lisan. Dalam hal perjanjian dibuat secara lisan, maka pengusaha wajib membuat surat pengangkatan bagi pekerja yang bersangkutan. Surat pengangkatan tersebut minimal memuat keterangan: nama dan alamat pekerja; tanggal mulai bekerja; jenis pekerjaan; dan besarnya upah.

Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) bersifat tetap karena jenis pekerjaan yang diperjanjikan waktunya tidak menentu sehingga dilakukan terus menerus atau bersifat tetap.

  • Perjanjian Kerjasama (antara para pihak yang berkedudukan setara yang berkeinginan mencapai tujuan tertentu secara bersama-sama)

Perjanjian kerjasama merupakan aturan yang berisikan hak dan kewajiban dari masing-masing pihak yang ingin menjalin kerjasama dalam satu tujuan. Perjanjian kerjasama yang telah disepakati kedua pihak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat bagi kedua pihak yang disebutkan dalam poin-poin perjanjian yang tertera di Memorandum of Understanding (MoU).

  1. Surat ini membuat semua hal dan kewajiban dari pihak-pihak yang menjalin kemitraan menjadi jelas dan tidak melanggar ketentuan yang berlaku sesuai isi kontrak perjanjian yang sudah disetujui. Selain itu, surat perjanjian kerjasama juga memiliki fungsi di antaranya:
  2. Pihak-pihak yang terikat dalam kontrak perjanjian sama-sama memiliki hak dan kewajiban yang berkekuatan hukum.
  3. Risiko terjadinya pelanggaran pada bisnis bisa diminimalisir.
  4. Sebagai pedoman dan panduan dalam menyelesaikan sengketa atau permasalahan yang terjadi ketika melakukan pelanggaran hak dan kewajiban
  • Investment Agreement (Convertible Loan, Simple Agreement for Future Equity)

Adalah persetujuan legal antara investor dan perusahaan yang melindungi finansial investor. Perjanjian ini juga menyediakan aturan bagaimana perusahaan seharusnya menyediakan investor dengan return dari investasi mereka.

  • T&C (Aturan penggunaan sebuah website atau aplikasi bagi pengguna dan penyedia layanan)

Dalam penggunaan suatu website ataupun aplikasi, tentu akan menemukan terms & conditions. Hal ini digunakan sebagai sebuah dokumen yang mengatur kontrak antara perusahaan/penyedia layanan dengan konsumen atau user.

Penggunaan T&C menjadi penting karena dengan hal ini, segala kebijakan dan izin yang diminta oleh pihak penyedia layanan dapat dipahami dan disetujui dahulu oleh user serta dengan adanya T&C, tentu akan meminimalisir resiko kesalah pahaman dan ketidakpastian antara kedua pihak di masa mendatang. Sementara untuk konsumen, T&C berperan menjadi landasan hukum pelaksanaan layanan yang diberikan oleh perusahaan/penyedia layanan.

  • Privacy Policy (ketentuan bagaimana informasi pribadi dikelola oleh penyedia website)

Privacy Policy merupakan dokumen tertulis yang dimiliki oleh perusahaan/penyedia layanan yang memberikan informasi bagaimana perusahaan mengumpulkan dan mengolah data pribadi user/pengguna. Privacy policy ini menetapkan pedoman yang dapat diikuti oleh user ketika mengumpulkan data pribadi mereka.

Penggunaan Privacy Policy yang tepat dapat membantu melindungi perusahaan dari klaim penggunaan informasi yang tidak benar atau klaim yang tidak tepat oleh user terkait cara pengumpulan atau penggunaan data yang perusahaan lakukan.

Artikel Lainnya
The KITAS Investor, a specialized immigration product catering to investors venturing into Indonesian businesses, plays a pivotal role in facilitating foreign investments within the country. Serving as a Limited Stay Permit Card, it signifies the Indonesian government's commitment to fostering a conducive investment environment. While the term "KITAS" technically stands for "Kartu Izin Tinggal Terbatas," it's noteworthy that physical cards are no longer issued for this purpose. Instead, it's commonly referred to as ITAS (Izin Tinggal Terbatas), although for clarity in this discourse, we'll maintain the use of the term KITAS.
Bisnis

Understanding KITAS Investor in Indonesia

The KITAS Investor, a specialized immigration product catering to investors venturing into Indonesian businesses, plays a pivotal role in facilitating foreign investments within the country. Serving as a Limited Stay Permit Card, it signifies the Indonesian government’s commitment to fostering a conducive investment environment. While the term “KITAS” technically stands for “Kartu Izin Tinggal Terbatas,” it’s noteworthy that physical cards are no longer issued for this purpose. Instead, it’s commonly referred to as ITAS (Izin Tinggal Terbatas), although for clarity in this discourse, we’ll maintain the use of the term KITAS.

Baca »
Menyusun term sheet yang efektif adalah langkah penting dalam perencanaan investasi sebuah startup. Dengan memahami kebutuhan investasi, mengidentifikasi prioritas dan tujuan perusahaan, memilih investor yang tepat, menentukan struktur modal yang optimal, menetapkan valuasi dengan bijak, menyertakan klausa pelindung, dan klarifikasi persyaratan keluar, Anda dapat membantu memastikan kesuksesan investasi bagi startup Anda. Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat menyusun term sheet yang efektif untuk membawa startup Anda menuju kesuksesan yang gemilang.
Business

Perencanaan Investasi sebagai Panduan dalam Menyusun Term Sheet yang Efektif untuk Kesuksesan Startup Anda

Menyusun term sheet yang efektif adalah langkah penting dalam perencanaan investasi sebuah startup. Dengan memahami kebutuhan investasi, mengidentifikasi prioritas dan tujuan perusahaan, memilih investor yang tepat, menentukan struktur modal yang optimal, menetapkan valuasi dengan bijak, menyertakan klausa pelindung, dan klarifikasi persyaratan keluar, Anda dapat membantu memastikan kesuksesan investasi bagi startup Anda. Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat menyusun term sheet yang efektif untuk membawa startup Anda menuju kesuksesan yang gemilang.

Baca »
Semua Layanan Legalku
LegalDoc

Buat Dokumen Praktis

LegalBizz

Urus Legalitasmu

IUMK

Izin Usaha Praktis

Merek

Terdaftar & Terjamin

Edar BPOM

Aman & Terjamin

PIRT

Majukan Usahamu

Izin PSE

Praktis & Mudah

Izin Apotek

Dapatkan Izinmu

Retainer Legal

Oleh Staf Profesional

Retainer ENP

Menjamin Kemulusan Usahamu

Pajak

Mudah & Aman

Kitas

Untuk Izinmu

Sworn Translator

Penerjemah Tersumpah

PT Singapura

Handal & Terjangkau

PT Perorangan

Untuk Usaha Lebih Aman

Pendirian PT

Majukan Usahamu

Sertifikat Halal

Untuk Usahamu Terjamin

LKPM

Pelaporan Praktis

LegalSIstance

Cepat & Membantu

Sertifikat Standard

Buat Izin Uusahamu

Founders Agreement

Buat Mudah Usahamu

PT PMA

Investor Asing

Agreement

Buat Kesepakatan

Shareholder Agreement

Tidak Perlu Repot

Legal Checkup

Cek Izin Usahamu Disini

NIB

Mulai Izin Usaha

Legalku Q&A
Pendirian PT

PMDN – PMA

Drafting Agreement

Drafting Agreement

Terkait Investasi

Legalitas Terkait Investasi

Izin Usaha

Legalitas Izin Usaha

HKI

Hak Kekayaan Intelektual

Legal Due Diligent

Majukan Usahamu

Lainnya

Lihat Semua Knowledge Hukum

Voucher Form

Dapatkan voucher potongan harga dengan mengisi form berikut.

*Setelah mengisi Form diatas, kami tidak akan lagi mengirim Pop-Up ini kepadamu :)
*Oh iya Tenang, kami tidak akan melakukan SPAM kok
Check Keabsahan Legalitas

Berdasarlan PP No. 43 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pengajuan dan Pemakaian Nama Perseroan Terbatas minimal 3 kata dan dilarang menggunakan bahasa asing. Untuk PT Perorangan juga berlaku ketentuan yang sama.

Format Penulisan: HURUF BESAR.
Contoh: PT LEGALKU DIGITAL TEKNOLOGI