Bisnis franchise menjanjikan? simak 8 persyaratan pentingnya

Bangun bisnis franchise
Bangun bisnis franchise

A : Hallo legalku, saat ini saya hendak menjadikan bisnis saya sebagai bisnis franchise, kira kira apa saja syarat yang harus saya penuhi untuk melaksanakan bisnis ini? terimakasih.

Franchise atau Waralaba adalah salah satu tipe usaha yang saat ini populer dijalankan oleh setiap orang karena dianggap dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar dan membutuhkan modal yang cukup besar juga. Bisnis franchise merupakan salah satu bisnis alternatif bagi para pengusaha bisnis untuk mengembangkan usahanya agar jangkauannya lebih luas dalam masyarakat dan dapat menentukan prosedur sendiri.

Sebenarnya, apa itu franchise? kenapa konsep bisnis ini dapat menghasilkan keuntungan besar?

perlu dipahami terlebih dahulu bahwa terdapat dua istilah dalam bisnis franchise yaitu franchisor dan franchisee. Franchisor adalah sebuah istilah yang diperuntukkan kepada pihak yang berperan sebagai pengusaha, sedangkan franchisee adalah pihak yang akan menjadi mitra usaha dari franchisor. Untuk dapat menjalankan bisnis franchise, kedua pihak diatas perlu melakukan kesepakatan yang akan menciptakan perikatan dan dituangkan ke dalam perjanjian franchise. Perjanjian franchise perlu diadakan sebab franchisee akan memanfaatkan dan menggunakan hak kekayaan intelektual (HKI) antara lain nama, merek dagang, hak cipta atas logo, desain industri, dan rahasia dagang dari pihak tersebut. Agar dapat membuat franchise pihak franchisor secara khusus harus memenuhi ketentuan dibawah ini :  

  • Tidak memerlukan entitas hukum, tetapi akan dikenakan pemungutan pajak yang cukup tinggi ketika menerima royalti dari franchisee
  • Diharuskan untuk memiliki pengalaman dalam bisnis minimal 5 tahun
  • Menyiapkan  Standard Operating Procedure (SOP) yang berisi kualitas dan layanan barang atau jasa yang diperdagangkan
  • Harus dapat memberikan dukungan kepada franchisee

Sedangkan untuk membuat franchise harus memenuhi beberapa ketentuan ini :

  • Diharuskan untuk memiliki karakteristik bisnis yang unik sehingga dapat dibedakan dengan bisnis lainnya
  • Harus dapat menghasilkan keuntungan 
  • Bisnis  yang dimiliki oleh franchisor harus terdaftar hak kekayaan intelektualnya di DJKI
  • Memiliki prosedur  standar untuk perusahaan atau yang dikenal dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berisi kualitas dan layanan barang atau jasa yang diperdagangkan

Dari pemaparan diatas maka dapat dipahami bahwa Franchise atau waralaba adalah suatu bisnis yang dimana seorang franchisee akan menjadi mitra usaha dari franchisor untuk melakukan kegiatan pendistribusian barang dan jasa di bawah nama dan identitas milik franchisor. Tentunya pihak franchisee diwajibkan untuk membayarkan royalti, fee dan pembagian keuntungan dengan franchisornya sebagai imbalan berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan. Pendaftaran franchise harus dilakukan oleh pihak franchisor dan pihak franchisee, yang dimana pihak franchisor akan mendaftarkan prospek penawaran dari program waralaba yang akan dilegalisir oleh Notaris dan Kedutaan Besar Indonesia tempat franchisor berada dan didasarkan pada hukum Indonesia serta dalam Bahasa Indonesia, kemudian dilanjutkan ke Kementerian Perdagangan. Dan bagi pihak franchisee hanya perlu melakukan pendaftaran perjanjian waralaba ke Kementerian Perdagangan.

Keuntungan dan kekurangan yang perlu kamu ketahui dalam menjalankan konsep bisnis franchise adalah sebagai berikut :

Keuntungan :

  • Brand telah banyak dikenal oleh masyarakat sehingga mudah dalam melakukan promosi
  • Telah terbangun kerjasama dengan franchisor
  • Adanya dukungan langsung oleh franchisor, sehingga mencegah terjadinya kebingungan oleh franchisee
  • Memiliki peluang bisnis yang sukses

Kekurangan :

  • Adanya kendali penuh oleh franchisor
  • Membutuhkan modal yang cukup besar
  • Franchisee diwajibkan untuk membayar royalti dan adanya pembagian keuntungan dengan pihak franchisor
  • Memiliki supplier yang terbatas karena telah ditetapkan secara langsung oleh franchisor. Hal ini disebabkan franchisor mengendalikan secara penuh manajemen usaha franchise dengan diaturnya ketentuan dan kebijakan terkait produk yang diperdagangkan

Selanjutnya terdapat ketentuan persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat menjalankan bisnis usaha franchise/waralaba:

  • Memiliki ciri khas usaha;
  • Terbukti sudah memberikan keuntungan;
  • Memiliki standar atas pelayanan dan barang dan/atau jasa yang ditawarkan yang dibuat secara tertulis;
  • Mudah diajarkan dan diaplikasikan;
  • Adanya dukungan yang berkesinambungan;
  • Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang telah terdaftar.

Setelah calon franchisee dan franchisor memenuhi persyaratan diatas, maka akan dilanjutkan dengan pengurusan perizinan yang terbagi menjadi tiga persyaratan yaitu sebagai berikut :

Syarat pra-kontrak

  • Identitas para pihak
  • Dokumen hukum
  • Riwayat bisnis
  • Struktur organisasi
  • Jumlah bisnis dan daftar franchise

Syarat administratif

  • KTP Pemohon
  • Form Permohonan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba yang disertakan dengan cap perusahaan, tanda tangan direktur dan meterai
  • Prospektus penawaran waralaba
  • Perjanjian waralaba/franchise
  • Izin usaha
  • Tanda bukti pendaftaran HAKI
  • Akta pendirian badan hukum
  • NPWP Pribadi dan NPWP Perusahaan

Syarat teknis

  • Surat rekomendasi dari Dinas Perdagangan
  • Kedua pihak baik franchisor maupun franchisee diharuskan untuk menggunakan setidaknya  80% dari peralatan bisnis dan barang dagangan dalam bisnis yang berasal dari Indonesia dan diproduksi dalam negeri.
  • Pihak franchisor dan franchisee harus bekerja sama dengan perusahaan supplier yang memiliki skala usaha kecil dan menengah 

Adapun dasar hukum yang mengatur tentang bisnis franchise/waralaba, antara lain:

  • Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis
  • Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang
  • Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten
  • Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI Nomor 259/MPP/KEP/7/1997 tentang Ketentuan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba
  • Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba
Artikel Lainnya
LKPM itu apa sih? Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Laporan mengenai perkembangan realisasi penanaman modal dan permasalahan yang dihadapi pelaku usaha yang wajib dibuat dan disampaikan secara tiap triwulan. LKPM sifatnya wajib lho legalmates! Sesuai Pasal 7 poin c PBKPM No.14/2017. Kalau misalkan Penanam Modal gak ngelaporin LKPM nya dalam beberapa periode, bakal dikenakan sanksi administrasi dan sanksi terberatnya adalah pencabutan izin. TERUS KALO WLKP? Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP) merupakan kewajiban pelaku usaha untuk membuat laporan jumlah tenaga kerja yang bekerja pada suatu kegiatan usaha. Setiap perusahaan wajib melaporkan WLKP selambat-lambatnya 30 hari sebelum perusahaan didirikan atau aktif dan 30 hari sebelum perusahaan dibubarkan.
LKPM

Sudah tau perbedaan kedua laporan ini? WLKP & LKPM

Menurut Pasal 4 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1981 menjelaskan pengusaha wajib melaporkan secara tertulis setiap kali mendirikan, menghentikan, menjalankan kembali, mengalihkan atau membubarkan suatu perusahaan kepada badan yang bersangkutan.

Baca »
Akta Pendirian Perusahaan adalah dokumen hukum yang menyatakan resmi berdirinya suatu badan usaha. Dalam akta ini, terdapat informasi rinci mengenai perusahaan, seperti nama, kepemilikan modal, dan struktur kepengurusan.
Bisnis

Pengertian Akta Pendirian Usaha, Fungsi, dan Syarat

Akta Pendirian Usaha merupakan dokumen penting dalam mendirikan sebuah perusahaan. Dokumen ini perlu dibuat untuk anda yang hendak mendirikan sebuah perusahaan.

Setelah kemarin kita membahas dokumen legalitas yang wajib dimiliki oleh perusahan, dalam artikel ini kita akan membahas pengertian, fungsi, manfaat, dan syarat pembuatan Akta Pendirian Perusahaan.

Baca »
Pendirian perusahaan di Singapura, khususnya dalam bentuk PT (Perseroan Terbatas), menjadi pilihan menarik bagi para pengusaha yang ingin menjelajahi pasar global. Singapura dikenal sebagai pusat keuangan dan bisnis yang menarik, dengan lingkungan bisnis yang kondusif, sistem perpajakan yang menguntungkan, dan kemudahan akses ke pasar Asia dan internasional. Namun, untuk memulai perusahaan di Singapura, ada beberapa langkah yang perlu dipahami dengan bai
Bisnis

Memahami Pendirian PT di Singapura: Langkah-Langkah dan Manfaat

Singapura menawarkan lingkungan bisnis yang sangat menguntungkan bagi para pengusaha yang ingin menjelajahi pasar global. Dengan proses pendirian perusahaan yang relatif cepat dan mudah, serta sistem perpajakan yang ringan dan transparan, Singapura menjadi destinasi yang menarik bagi perusahaan yang ingin memperluas jangkauan bisnis mereka. Keuntungan lainnya termasuk akses yang mudah ke pasar global, lingkungan bisnis yang stabil, teratur, dan inovatif, serta perlindungan hukum yang kuat bagi para pengusaha.

Baca »
Semua Layanan Legalku
LegalDoc

Buat Dokumen Praktis

LegalBizz

Urus Legalitasmu

IUMK

Izin Usaha Praktis

Merek

Terdaftar & Terjamin

Edar BPOM

Aman & Terjamin

PIRT

Majukan Usahamu

Izin PSE

Praktis & Mudah

Izin Apotek

Dapatkan Izinmu

Retainer Legal

Oleh Staf Profesional

Retainer ENP

Menjamin Kemulusan Usahamu

Pajak

Mudah & Aman

Kitas

Untuk Izinmu

Sworn Translator

Penerjemah Tersumpah

PT Singapura

Handal & Terjangkau

PT Perorangan

Untuk Usaha Lebih Aman

Pendirian PT

Majukan Usahamu

Sertifikat Halal

Untuk Usahamu Terjamin

LKPM

Pelaporan Praktis

LegalSIstance

Cepat & Membantu

Sertifikat Standard

Buat Izin Uusahamu

Founders Agreement

Buat Mudah Usahamu

PT PMA

Investor Asing

Agreement

Buat Kesepakatan

Shareholder Agreement

Tidak Perlu Repot

Legal Checkup

Cek Izin Usahamu Disini

NIB

Mulai Izin Usaha

Legalku Q&A
Pendirian PT

PMDN – PMA

Drafting Agreement

Drafting Agreement

Terkait Investasi

Legalitas Terkait Investasi

Izin Usaha

Legalitas Izin Usaha

HKI

Hak Kekayaan Intelektual

Legal Due Diligent

Majukan Usahamu

Lainnya

Lihat Semua Knowledge Hukum

Voucher Form

Dapatkan voucher potongan harga dengan mengisi form berikut.

*Setelah mengisi Form diatas, kami tidak akan lagi mengirim Pop-Up ini kepadamu :)
*Oh iya Tenang, kami tidak akan melakukan SPAM kok
Check Keabsahan Legalitas

Berdasarlan PP No. 43 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pengajuan dan Pemakaian Nama Perseroan Terbatas minimal 3 kata dan dilarang menggunakan bahasa asing. Untuk PT Perorangan juga berlaku ketentuan yang sama.

Format Penulisan: HURUF BESAR.
Contoh: PT LEGALKU DIGITAL TEKNOLOGI